Perkembangan ilmu filsafat administrasi pada masa modern adalah
munculnya rumusan mengenai kerja sama manusia yang dapat mempengaruhi,
mengubah, mempelajari kerja sama dan dunianya yang berperan penting
dalam membentuk peradaban administrasi. Modernisasi pengetahuan semakin
meningkatkan keinginan manusia, dapat memperbudak manusia dan lebih
mengerikan yaitu dapat mengancam keamanan dan kehidupan manusia. Untuk
mencermati perkembangan administrasi dan teknologi, perlu kehadiran
filsafat administrasi untuk mengembalikan arah ilmu administrasi dan
teknologi pada jalur sesungguhnya, agar manusia tidak diancam
kecemasan.
Jika seseorang mempelajari filsafat administrasi, maka
substansinya adalah mengetahui pengertian dan hakikat filsafat
administrasi. Filsafat administrasi merupakan suatu hal yang penting
dalam kehidupan manusia. Tanpa disadari manusia telah melakukan proses
berfikir dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi, karena manusia
selalu ingin tahu dan mencari jawaban atas masalahnya. Filsafat
administrasi adalah sebagai kumpulan ilmu pengetahuan tentang
epistemology, aksiology dan golongonisme. Pentingnya mempelajari hakikat
filsafat administrasi dalam kehidupan manusia bertujuan mengembalikan
nilai luhur insan administrator agar tidak menjadi boomerang bagi
kehidupan manusia.
Semangat administrator yang tinggi tanpa pemahaman
yang mendalam akan dimensi esoteris dari hakikat filsafat administrasi,
dapat mengarahkan manusia pada sikap fanatik (fanatical attitude),
teori sikap administrasi yang sempit dan fundamentalisme. Dalam filsafat
administrasi perlu menerapkan konsep kepemimpinan dalam masyarakat yang
pluralistis, karena asumsi rumusan manusia adalah relativisme.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar